Home Success 6 Mindset yang Harus Anda Miliki Ketika Memutuskan Berhenti Menjadi Karyawan dan...

6 Mindset yang Harus Anda Miliki Ketika Memutuskan Berhenti Menjadi Karyawan dan Memulai Usaha

36
0

Mindset merupakan salah satu penentu terbesar keberhasilan seseorang. Pola pikir seseorang dapat mempengaruhi bagaimana cara orang tersebut menjalani roda kehidupan. Dalam dunia bisnis, terdapat perbedaan besar mengenai pola pikir seorang entrepreneur dan seorang karyawan.

Perbedaan kondisi, tuntutan dan lingkungan bisa menciptakan pola pikir yang berbeda. Hal tersebut merupakan alasan mengapa seorang pebisnis atai pemilik usaha memiliki mindset yang berbeda dengan karyawan. Jika Anda ada di persimpangan jalan, dan memutuskan untuk meninggalkan title sebagai pekerja kantoran dan beralih menjadi seorang entrepreneur, maka keenam mindset penting ini harus Anda miliki.

Anda Bertanggung jawab Terhadap Semua Keputusan

Seorang entrepreneur harus memiliki mindset ini. Sebab semua hal yang akan terjadi sepenuhnya adalah keputusan dan tanggung jawab Anda. Inisiatif dan insting dalam mengambil keputusan tidak terjadi secara begitu saja, ada tahapan berupa proses belajar dan kegagalan sebelum benar-benar berpengalaman dan ahli dalam mengambil keputusan dengan segala resikonya.

Anda tidak akan menunggu sesuatu terjadi atau menunggu hingga seseorang memberikan perintah untuk melakukan sesuatu. Anda harus memiliki inisiatif untuk membuat apa yang telah anda rencanakan terwujud. Satu hal yang perlu diingat; setiap keputusan yang anda ambil akan menentukan kemana arah bisnis Anda – dan semuanya memiliki resiko dan tanggung jawab yang harus anda pikul sendiri.

Uncomfortable Is Your New ‘Comfort Zone’

Kehidupan seorang entrepreneur penuh dengan ketidakpastian. Hari ini mungkin Anda mendapatkan keuntungan hingga 100%, namun tidak selalu demikian dengan hari esok. Sebagai seorang pekerja kantoran, Anda terbiasa dengan pendapatan yang sama dan stabil tiap bulan. Anda telah hidup di sebuah zona yang aman dan nyaman.

Sedangkan untuk menjadi seorang entrepreneur, Anda harus tahu bahwa pendapatan per bulan Anda bisa lebih besar, atau lebih kecil. Sebagai seorang entrepreneur, Anda harus mahir dalam mengambil kesempatan, bersiap dengan segala resiko dan tahu kapan waktu yang tepat untuk bertindak.

Untuk menguasai mindset ini membutuhkan keberanian, kerja keras, konsistensi dan kekebalan mental dalam menerima komentar dan cemoohan dari orang sekitar. Jika tidak paham mengenai mindset ini, pekerja kantoran adalah zona yang tepat untuk Anda.

Memiliki Visi yang Jelas

Dengan menjadi pekerja kantoran, Anda hanya perlu memastikan apa yang menjadi tugas Anda itu terselesaikan. Tapi tidak demikian ketika Anda telah memutuskan untuk menjadi seorang entrepreneur. Rencana jangka panjang dan rencana jangka pendek harus dimiliki untuk menentukan arah bisnis di masa depan.  Seorang entrepreneur harus bisa melihat apa yang akan terjadi dengan bisnisnya dalam beberapa bulan kedepan.

Anda harus terbiasa untuk mengambil keputusan penting untuk sesuatu yang tidak pasti. Dengan memiliki rencana jangka panjang dan rencana jangka pendek yang tertarget, Anda dapat menganalisa setiap kesempatan yang datang dan mengkonversi ‘ketidak pastian’ menjadi sebuah keuntungan.

Proses Belajar Akan Terus Berlanjut

Sebagai pekerja, Anda hanya butuh menguasai suatu bidang dan kemampuan spesifik yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut. Namun dengan menjadi entrepreneur, akan ada proses belajar secara continue karena ada beberapa hal yang perlu dikuasai. Dalam satu tahun pertama, seorang entrepreneur harus bisa menjadi CEO, marketing, customer service, bahkan pengirim produk mereka sendiri.

Anda harus terus menerus belajar dan menguasai hal-hal baru untuk memastikan bisnis anda tetap berjalan hingga akhirnya tercipta sebuah celah. Ketika bisnis telah berkembang, Anda bisa mulai untuk merekrut beberapa karyawan dan tetap belajar bagaimana untuk mengelola atau mengatur sumber daya yang dimiliki.

Jalankan Bisnis secara Obyektif

Ketika menjadi karyawan, Anda terbiasa melakukan hal yang tidak disukai demi mendapatkan gaji setiap bulan. Namun ketika telah menjadi entrepreneur, Anda harus menjalankan bisnis dengan sepenuh hati. Banyak orang yang masih menjadi ‘pekerja’ dalam bisnisnya sendiri. Anda harus tahu bahwa tidak semua pekerjaan harus dilakukan, ada beberapa hal yang harus Anda percayakan pada orang lain (karyawan) meskipun Anda menyukai pekerjaan tersebut.

Skala prioritas akan membantu Anda menentukan mana pekerjaan yang harus Anda kerjakan, dan mana yang bisa diserahkan pada orang lain (karyawan).

Lakukan Sekarang!

Salah satu mindset penting dalam proses transformasi karyawan menjadi entrepreneur adalah aksi. Kapan waktu terbaik untuk memulai usaha? Ironisnya, tidak ada waktu yang tepat untuk memulai usaha. Mungkin Anda berkelak akan memulai usaha ketika Anda telah memiliki modal yang cukup, namun “saat itu” tidak akan datang, karena disisi lain Anda juga memiliki kebutuhan-kebutuhan yang harus dipenuhi. Ada saat dimana smartphone seri terbaru menghancurkan tujuan Anda dalam menabung untuk menumpuk modal.

Saat terbaik untuk mulai membangun usaha adalah sekarang. Mindset yang perlu diketahui; keterbatasan dan kekurangan yang Anda miliki justru merupakan alasan utama mengapa Anda harus segera menjadi entrepreneur sukses. Memastikan bisnis Anda berjalan merupakan satu-satunya cara bertahan hidup dan memenuhi seluruh kebutuhan. Anda tidak akan menunggu hingga Bos memecat Anda, bukan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here