Home Parenting Pertimbangkan 6 Alasan Ini Sebelum Membekali Anak dengan Smartphone

Pertimbangkan 6 Alasan Ini Sebelum Membekali Anak dengan Smartphone

24
0
Pertimbangkan 6 Alasan Ini Sebelum Membekali Anak dengan Smartphone

Smartphone telah menjadi bagian dari kebutuhan primer manusia. Teknologi telah membuat berbagai hal menjadi lebih mudah dan efisien. Dan sebagai orang tua, Anda harus mengetahui dampak teknologi terhadap tumbuh kembang anak. Ketika smartphone telah menjadi sebuah hal yang biasa untuk anak, orang tua harus waspada akan dampak negatif ponsel pintar bagi anak.

Ada saat dimana anak dibebaskan dari segala hal yang bisa memberikan pengaruh buruk terhadap perilaku mereka. Perlu perhatian dan pendampingan khusus bagi anak yang gemar bermain smartphone. Orang tua yang bijak tahu kapan mereka harus membekali anak dengan smartphone.

Jika Anda tidak bisa memberikan perhatian khusus terhadap interaksi anak dan teknologi, maka inilah alasan mengapa Anda seharusnya tidak memberikan smartphone pada anak.

Smartphone Mengubah Hubungan Orang Tua dan Anak

Cara Mendekati dan Menenangkan Balita yang Sedang Marah

Ya, smartphone bisa mengubah hubungan orang tua dan anak. Saat seharusnya anak pulang ke rumah dan menghabiskan waktunya bersama anggota keluarga, sang anak justru  lebih memilih dunia maya pada smartphone ketimbang interaksinya dengan orang tua. Anak-anak masih dalam masa pertumbuhan dan harus dibekali dengan pondasi  hubungan yang kuat dengan orang tua. Tanpa pondasi yang kuat, anak bisa terjerumus pada pilihan buruk dalam hidup.

Smartphone Membuat Anak Kurang Istirahat

Menurut studi yang dilakukan Pediatrics AA Publications, anak yang membawa gadgetnya saat tidur cenderung kurang mendapat tidur yang cukup, sering merasa lelah, dan memiliki mata minus. Anak masih dalam masa pertumbuhan dan membutuhkan waktu istirahat yang banyak. Otak perlu regenerasi dan hal tersebut hanya bisa dilakukan saat mereka istirahat.

Smartphone Mengurangi Jiwa Sosial Anak

Pertimbangkan 6 Alasan Ini Sebelum Membekali Anak dengan Smartphone

Anak yang dibekali dengan smartphone cenderung tidak memiliki kehidupan sosial yang baik. Kurangnya interaksi dengan sesama teman membuatnya memiliki kecenderungan; pertama, anak akan minder karena tidak memiliki teman sebaya. Dan kedua, anak akan merasa superior karena dibekali dengan smartphone yang lebih canggih dibandingkan yang dimiliki temannya. Hal ini akan membuat anak mengalami hambatan dalam beradaptasi dengan lingkungan disekitarnya.

Smartphone Menjadi Candu Bagi Anak

Smartphone-centered, begitulah bahasa popular ala peneliti. Jika anak Anda selalu membawa smartphone kemanapun ia pergi – bahkan ke toilet sekalipun, maka ia bisa digolongkan dalam fraksi tersebut. Ini sangat berbahaya karena tanpa pengetahuan orang tua, konten pada smartphone dapat memberikan efek yang besar terhadap sifat dan perilaku anak.

Orang tua di Indonesia masih memiliki control yang minim terhadap apa yang dicari (Googling) anak melalui smartphone. Orang tua harus memberikan kontrol ketat tentang hal apa yang dilakukan anak di dunia maya. Sudah banyak kasus penculikan, pemerkosaan, bahkan pembunuhan anak yang berawal dari dunia maya.

Smartphone Mempengaruhi Mental Anak

Bullying merupakan kasus yang sering ditemui anak di media sosial namun tak terdeteksi oleh orang tua mereka. Penelitian yang dilakukan oleh Julie Lynn Evans menemukan bahwa pengguna smartphone dibawah umur 15 tahun memiliki kecenderungan untuk depresi. Anak bisa cemburu dan iri terhadap kehidupan teman lain, anak pun bisa melakukan hal-hal diluar dugaan jika apa yang mereka lihat melalui smartphone telah mempengaruhi perkembangan mentalnya.

Smartphone Membuat Anak Menjadi Malas

Di Amerika telah ditemukan bahwa smartphone secara tidak langsung menjadi pemicu utama obesitas pada anak. Di beberapa negara lain, smartphone memperbesar sifat malas pada anak dengan dampak yang berbeda. Anak akan menjadi pemarah karena ia hanya ingin menghabiskan waktu dengan gadgetnya ketika orang tuanya memberi perintah untuk melakukan hal lain. Smartphone juga menjadi pemicu behavioural problems pada anak.

Demikian beberapa masalah yang sering muncul ketika anak dibekali smartphone di awal masa pertumbuhannya. Selama ini, orang tua memberikan smartphone agar anak bisa terdiam dan orang tua bisa melakukan pekerjaannya. Cara ini memang efektif untuk meredakan tangisan anak, namun sebenarnya Anda telah membuat bom waktu untuk masa depannya.

Pada dasarnya, teknologi bisa menjadi solusi dan memberikan masalah secara bersamaan. Dibutuhkan pengawasan khusus jika Anda memutuskan untuk memberikan smartphone pada anak. So, ketahui konsekuensi baik dan buruk memberikan smartphone pada anak dengan bijak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here